You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Selama April, 856 Pohon Rawan Tumbang di Jaksel Dipangkas
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Sudin Tamhut Jaksel Lakukan Penanganan 856 Pohon Selama April 2025

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Selatan berhasil melakukannya penanganan sebanyak 856 pohon rawan sempal dan tumbang selama periode April 2025.

"Memberikan rasa aman, nyaman, dan menjaga estetika kota"

Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Selatan, Djauhar Arifien mengatakan, pemangkasan pohon dilakukan oleh belasan tim Pasukan Hijau.

"Pemangkasan kita lakukan baik itu secara manual atau dibantu dengan kendaraan mobil tangga. Kita lakukan pemangkasan untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan menjaga estetika kota," ujarnya, Senin (5/5). 

10 Pohon Tabebuya Kuning Ditanam di Taman Viaduct Jatinegara

Djauhar merinci, pemangkasan pohon terdiri dari kategori ringan sebanyak 85 pohon, sedang mencapai 574 pohon, berat berjumlah 185 pohon, serta sebanyak 12 pohon ditebang. 

"Untuk pemangkasan di wilayah kami, lebih banyak melalui Cepat Respons Masyarakat (CRM) dan program Rabu Menoping," bebernya. 

Ia berharap, pohon-pohon yang sudah dipangkas nantinya tidak mudah tumbang ketika kondisi curah hujan tinggi dan disertai angin kencang melanda Jakarta Selatan. 

"Tentunya kami selalu ingatkan kepada warga, untuk turut serta melakukan pengawasan apabila melihat pohon yang rawan tumbang di wilayahnya dapat segera melapor, baik melalui aplikasi JAKI atau langsung ke kantor kami," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3230 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2066 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye758 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye750 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye700 personDessy Suciati